Kamis, 21 Agustus 2008

du Toit: anda layak dapat bintang !!!

Ada satu hal yang cukup membetot pandangan saya dalam pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008 yaitu tatkala dipertandingkan lomba renang wanita 10 km (Women 10 K Marathon Swimming) dimana salah satu pesertanya adalah Natalie du Toit - perenang satu kaki (disable athlete) asal Afrika Selatan. Ya, dialah perenang wanita 10km marathon - Olimpiade Beijing, satu-satunya yang mengalami kekurangan fisik diantara 24 perenang wanita normal lainnya. Sesaat sebelum pertandingan dimulai tanpa merasa minder, dia melepas kaki palsu yang dalam keadaan tidak bertanding selalu dipakai artinya dia melakukan perlombaan renang sejauh 10 km hanya dengan kondisi satu kaki. Tentunya bukan jarak yang pendek untuk dapat bertanding renang bagi peserta cacat kaki dan dengan sekuat tenaga dia mencoba melakukan yang terbaik, namun hanya finish pada posisi ke -16.
Adalah semangat yang luar biasa seorang yang mempunyai kekurangan fisik mampu tampil di Olimpade Musim Panas (bukan Olimpiade khusus orang cacat - Paralympic). Tentunya sebelum perlombaan di Olimpiade, seseorang harus melewati babak qualifikasi terlebih dahulu. du Toit dapat berlomba di Olimpiade Beijing 2008 karena menempati posisi ke-4 pada Kejuaraan Dunia Renang Putri di Sevilla, Spanyol beberapa waktu yang lalu. "You have to set dreams, set goals and never give up" kata du Toit. Apapun yang diinginkan jika disertai kerja keras dan tentunya sikap pantang menyerah akan mampu mencapai tujuan.
Sepanjang penyelenggaraan olimpiade modern berlangsung, du Toit bukanlah satu-satunya peserta cacat (disable olympian) yang ikut bertanding dengan peserta normal lainnya. Saat Olimpiade 1924 di St Louis, Amerika Serikat adalah pesenam cacat kaki- George Eyser yang mampu memenangkan perlombaan dengan memperoleh 3 medali emas.
I worked hard to get here," kata du Toit. "I want to do everything on merit. This is not just a free ride ".
Yup, du Toit, anda peserta olimpiade sama seperti yang lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar